ManajemenTalenta dianggap penting di dunia bisnis karena sumber daya manusia (SDM) dipandang sebagai aset terbesar bagi setiap perusahaan dan setiap perusahaan selalu berisiko kehilangan karyawannya kepada pesaingnya yang menawarkan sesuatu yang lebih menarik. Baca juga : Pengertian MSDM (Manajemen Sumber Daya Manusia) dan Ruang Lingkupnya.
PengembanganSumber Daya Manusia. Pasal 15 (1) Pengembangan Talenta sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 huruf c dilaksanakan melalui pengembangan Kompetensi dan peningkatan Kinerja Talenta, dalam rangka mempersiapkan Talenta untuk diusulkan ke dalam kelompok Suksesor. (2) Pelaksanaan pengembangan Talenta dapat dilakukan antara
Untukmenemukan talenta terbaik dan sesuai dengan ketentuan dari perusahaan adalah tugas dari rekruter yang tergabung dalam Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) atau dalam industri dikenal sebagai Human Resources.Sebagai sebuah pekerjaan atau profesi, rekruter merupakan salah satu profesi yang paling banyak dicari oleh perusahaan di berbagai industri.
Padadasarnya, aplikasi Sistem Informasi Sumber Daya Manusia atau Human Resource Information System (HRIS) diartikan sebagai perangkat lunak berbasis online yang diciptakan dengan tujuan menyederhanakan pengelolaan administrasi karyawan. Kelola payroll dan absensi karyawan lebih mudah dengan Talenta. Coba Gratis Sekarang!
Kaliini Talenta akan membahasnya secara detail pada artikel Insight Talenta berikut ini. Mari kita simak! Table of Contents 1 Pengertian MSDM 2 Fungsi Diterapkannya MSDM di Perusahaan 2.1 1. Pengelolaan Tenaga Kerja 2.2 2. Evaluasi Kerja 2.3 4. Pemberian Kompensasi 2.4 5. Pelatihan dan Pengembangan Karyawan 2.5 6. Membangun Hubungan Antar Karyawan
Melaluipenggunaaan metode pengamatan (observasi), wawancara (interview), dan dokumentasi, yang akan menggambarkan keadaan atau fenomena sebagaimana adanya, yaitu gambaran pengembangan talenta sumber daya manusia di DKC CBP-KPP Sidoarjo. Analisis data yang dilakukan adalah reduksi data, penyajian data, dan conclusions drawing/ verivication.
9RDJLG. Talent management system adalah solusi dan juga strategi pengelolaan SDM untuk mengatasi masalah karier karyawan di perusahaan yang biasanya menggunakan HRIS. Kesuksesan sebuah perusahaan dipengaruhi oleh sumber daya manusia atau SDM yang dimiliki. Menurut Nurdin, Wawo dan Julia, 2018, SDM merupakan orang yang siap, mau dan mampu memberikan sumbangan dalam usaha pencapaian tujuan perusahaan yang mencakup tiga aspek yaitu pendidikan, pengalaman dan pelatihan. Seiring perkembangan zaman, perusahaan mengelola SDM dengan memanfaatkan human capital management yang salah satu strateginya adalah menyusun jenjang karir. Hal ini karena umumnya, SDM yang bekerja pada suatu perusahaan ingin memiliki jenjang karir yang sesuai dengan keinginan mereka. Menurut survei yang dilakukan Nugrahani dan Wulansari 2018, dari koresponden, pada tahun 2014, 73% karyawan merasa tidak puas terhadap pekerjaannya. Sementara itu, 54% di antaranya tidak memiliki ketersesuaian antara latar belakang pendidikan dan pekerjaan dan 60% karyawan tidak memiliki jenjang karir di perusahaannya. Oleh karena itu, talent management system hadir sebagai salah satu strategi mengatasi masalah karir karyawan di perusahaan. Berikut penjelasan lebih lengkapnya. Pengertian Talent Management Talent management adalah sebuah sistem atau cara untuk mendapatkan penilaian yang tepat terhadap masing-masing karyawan di perusahaan. Hasil dari penilaian tersebut nantinya berfungsi untuk melihat dan menilai apakah karyawan tersebut mampu untuk membantu perusahaan dalam mencapai tujuan perusahaan. Misalnya bagaimana cara menempatkan orang yang tepat, di tempat yang tepat dan pada waktu yang tepat Dries, dalam Isanawikrama, Wibowo & Buana, 2017 . Baca juga Melakukan Manajemen Shift di Rumah Sakit yang Efektif Manfaat Talent Management Lalu berikut ini adalah beberapa manfaat talent development program dalam sebuah talent management yang baik. Manfaat bagi Perusahaan Memperbaiki proses perekrutan dan seleksi perusahaan. Meningkatkan komitmen karyawan agar berkinerja tinggi. Meningkatkan kepuasan bekerja pada karyawan. Memunculkan keterikatan karyawan. Menghemat biaya pergantian karyawan. Menganalisis risiko seperti identifikasi karyawan yang berpotensi keluar dari perusahaan. Manfaat bagi Karyawan Tersedianya pola karir yang jelas. Kesempatan pengembangan karir karyawan. Meningkatkan nilai karyawan melalui pengembangan potensi dan kompetensi. Meningkatkan motivasi dan komitmen. Apa Itu Talent Management System? Talent management system dikenal juga dengan sistem manajemen bakat biasanya seperti sistem HRIS, yang merupakan sebuah hal penting dalam perusahaan. Terlebih lagi ketika perusahan sudah tumbuh dengan pesat, makan sistem yang baik untuk manajemen talenta sangat diperlukan. Jadi, sistem manajemen bakat sendiri adalah sebuah cara untuk melakukan pengelolaan bakat dari SDM pada suatu organisasi atau perusahaan dengan cara yang lebih efektif. Dalam sebuah perusahaan, ini adalah sebuah sistem untuk mengelola bakat dan pengembangan karyawan dengan lebih optimal demi kemajuan perusahaan. Proses pada sistem manajemen bakat ini biasanya akan menyangkut sistem rekrutmen, penempatan karyawan, perencanaan, hingga pengembangan bakat karyawan menjadi lebih baik untuk kemajuan perusahaan. Jika sistem ini diimplementasikan juga diterapkan dengan baik, perusahaan bisa mendapatkan kandidat untuk posisi penting atau future leaders yang tepat sesuai leader succession plan. Selain itu, perusahaan juga bisa mendapatkan sumber daya manusia yang bisa mendukung kompetensi yang diperlukan perusahaan. Baca juga 5 Tren HR yang Akan Berdampak Baik di Perusahaan Apa Saja Keunggulan Talent Management System? Beberapa keunggulan yang akan didapatkan dalam implementasi sistem manajemen bakat untuk perusahaan seperti pada software HRIS Mekari Talenta kurang lebih adalah sebagai berikut 1. Permudah Proses Perekrutan Karyawan Bisa dibilang, proses rekrutmen karyawan ini adalah hal penting untuk keberlangsungan perusahaan. Mengingat untuk perkembangan perusahaan ke arah positif, perusahaan akan memerlukan talenta terbaik yang ada. Karena itu pentingnya perusahaan memiliki sistem manajemen bakat atau talent management system yang baik untuk permudah seleksi calon karyawan. Dengan sistem yang baik, pengelolaan database karyawan perusahaan akan lebih mudah, cepat efektif dan efisien. Misal, untuk mencocokan job description yang dibutuhkan dengan lamaran para tenaga kerja yang masuk akan lebih mudah dengan sebuah sistem manajemen bakat. 2. Sistem Bisa Digunakan Untuk Tolak Ukur Karyawan Berbakat Karyawan adalah aset perusahaan yang sangat berharga. Apalagi sekarang ini persaingan untuk mendapatkan talenta terbaik semakin ketat. Karena itu perusahaan perlu menjaga dan mempertahankan talenta terbaiknya untuk kemajuan perusahaan. Peran penting sistem manajemen bakat atau talent management system adalah sangat terlihat disini. Sebuah sistem yang baik, akan bisa memetakan bakat karyawan. Misalnya dengan melakukan evaluasi kinerja karyawan dengan bantuan sistem manajemen bakat. Hasil dari data evaluasi tersebut bisa digunakan untuk membuat program atau strategi untuk mempertahankan karyawan terbaik, atau mengembangkan bakat mereka. Pelatihan atau training karyawan juga akan lebih tepat dan biaya yang dikeluarkan tentu juga akan lebih efisien. 3. Pekerjaan Bisa Diisi dengan Talenta yang Tepat dengan Bantuan Talent Management System Keberadaan sistem manajemen bakat akan bantu permudah pemetaan skill dan kemampuan masing masing karyawan. Dengan demikian, ini akan memudahkan HRD untuk memilih karyawan jika misalnya dibutuhkan untuk mengisi kekosongan posisi dalam waktu yang singkat. Tidak ada lagi waktu terbuang percuma, dan perusahaan bisa terus beroperasi dengan normal. Selain itu, ketika orang yang tepat mengisi posisi yang tepat juga akan meningkatkan produktivitas perusahaan secara keseluruhan. Karyawan juga akan merasa puas karena dia berada di posisi yang sesuai dengan talentanya. Efeknya, tentu saja kepuasan kerja karyawan juga akan meningkat. 4. Mengelola Kompetensi Karyawan dengan Lebih Terukur Mendefinisikan kompetensi karyawan di masing-masing posisi adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan. Hal ini agar karyawan memperoleh gambaran besar mengenai apa yang jadi tanggung jawabnya dan hal-hal apa saja yang perlu ia capai dan kuasai. Mekari Talenta memiliki fitur bernama Competency Management yang memungkinkan HR untuk mengelola kompetensi setiap karyawan di semua divisi, mulai dari proses pendefinisian hingga menghasilkan insight berdasarkan hasil penilaian kinerja. Fitur-fitur dari Competency Management di antaranya adalah sebagai berikut. Memungkinkan HR untuk mendefinisikan kompetensi masing-masing posisi di perusahaan Mendefinisikan skor standar di setiap level posisi Menjalankan kompetensi karyawan berdasarkan tugas-tugas mereka Mendapatkan insight dari gap kompetensi yang terlihat pada hasil penilaian kinerja Membantu HR membangun rencana pengembangan karier dengan tepat. Dengan hal ini, pengelolaan talenta di perusahaan dapat memiliki sistem yang baik mulai dari penugasan, penentuan KPI, hingga proses penilaiannya. 5. Sistem Manajemen Talenta Memberikan Kemudahan Akes Data dan Integrasi yang Baik Biasanya talent management system yang baik akan berada di sebuah sistem HRIS cloud seperti pada aplikasi Mekari Talenta dan bisa diakses secara online dari mana saja dengan internet. Dengan demikian, ketika memerlukan data yang penting terkait talent yang ada, HRD perusahaan akan bisa mendapatkannya dengan cepat dan mudah. Akan ada banyak waktu yang bisa dihemat, dan pembuatan juga eksekusi strategi bisnis untuk kemajuan perusahaan menjadi lebih optimal. 6. Perusahaan Menjadi Lebih Baik dan Cepat Berkembang Penggunaan talent management system adalah salah satu cara yang mudah untuk kelola bakat karyawan. Dengan demikian perusahaan akan lebih cepat tahu apa saja yang diperlukan karyawan untuk bisa membantu kemajuan perusahaan. Mulai dari evaluasi kinerja, pemetaan bakat karyawan, hingga strategi pelatihan karyawan seperti apa yang diperlukan untuk mendukung produktivitas. Hal-Hal yang Harus Dilakukan Perusahaan Terkait Hal Ini Menurut Dessler 2013, berikut hal-hal yang harus dilakukan perusahaan dalam mengambil perspektif talent management Memahami tugas-tugas talent management adalah sebuah hal penting. Seperti misalnya merekrut, melatih, sampai ke membayar kompensasi karyawan. Membuat keputusan yang tepat seperti kepegawaian dan pelatihan. Secara konsisten menggunakan profile yang sama terhadap kompetensi. Secara aktif melakukan segmentasi dan secara proaktif mengelola karyawan. Mengintegrasikan atau mengkoordinasikan semua fungsi talent management. Lalu bagaimana cara kerjanya? Berikut gambaran singkatnya. Employer branding miliki brand yang baik bahkan kalau bisa yang terbaik. Employer reputation reputasi perusahaan memang sering dikaitkan dengan branding karyawan. Namun, ternyata ini dapat dikendalikan oleh perusahaan. Jadi, kendalikan sebaik mungkin reputasi perusahaan. Candidate experience Pengalaman calon karyawan memeranguhi brand perusahaan. Selection Temukan dan pilih karyawan terbaik karena ini bagian penting dari proses talent management Onboarding Membuat karyawan lebih cepat beradaptasi, membantu menjadikan karyawan baru lebih produktif dan meningkatkan retensi karyawan. Inboarding Promosikan jabatan karyawan lama Anda. Mereka juga membutuhkan dukungan perusahaan untuk mencapai produktivitas maksimum. Engagement Karyawan yang merasa dilibatkan dengan perusahaan akan termotivasi, berkinerja baik dan cenderung mempertahankan pekerjaannya. Retention Strategi retensi membantu perusahaan mempertahankan karyawan terbaik. Learning and development Ini bukan hanya praktik talent management yang umum. Tetapi, juga praktik untuk SDM. Mendidik karyawan membantu tingkatkan kinerja dan retensi. Lagipula, setelah merekrut orang-orang terbaik, perusahaan ingin memastikan mereka tetap menjadi yang terdepan, bukan? Performance management Bagian penting dari talent management adalah melacak dan meningkatkan kinerja mereka. Umumnya penilaian kinerja pegawai berdasarkan aplikasi penilaian kinerja pegawai. Memang, tidak ada strategi yang selalu tepat agar mendapatkan cara singkat karena kebutuhan dan kondisi SDM atau Sumber Daya Manusia di setiap perusahaan berbeda-beda. Namun, Anda dapat melakukan beberapa hal di atas dan disesuaikan kembali dengan situasi perusahaan Anda saat ini. Dengan adanya talent management system yang baik, karyawan dalam sebuah perusahaan diharapkan meningkatkan kinerja dan mendorong prestasi dalam setiap pekerjaannya. Jika kinerja karyawan tinggi, maka setiap karyawan dapat meningkatkan beban perusahaan dengan efektif dan efisien sehingga pada gilirannya mampu mencapai tujuan yang ditetapkan. Kelola Karyawan Lebih Mudah dengan Bantuan Software HR Mekari Talenta Dalam melakukan proses talent management, perusahaan dapat menggunakan software HR untuk menganalisis data karyawan, membuat catatan, hingga perusahaan dapat melakukan penilaian. Tentu, hal ini akan memudahkan perusahaan dalam mengelola SDM dengan teknologi HR. Seperti aplikasi Mekari Talenta sebagai salah satu software HRIS di Indonesia yang fiturnya lengkap. Pilihlah Aplikasi talent management seperti HRIS Mekari Talenta yang dapat membantu Anda melakukan proses manajemen talent secara sepenuhnya dengan lebih mudah. Nah, pengertian, hingga manfaat talent management hingga seperti apa sistem yang baik adalah sebagaimana dijelaskan di atas. Semoga bisa bermanfaat dan Anda bisa konsultasikan permasalahan HR Anda dengan tim sales Mekari Talenta sekarang.
Untuk mendapatkan tenaga kerja yang unggul dan mampu mendorong bisnis memiliki daya saing, setiap perusahaan perlu menerapkan talent management atau manajemen talenta. Talent management adalah pengelolaan sumber daya manusia SDM secara efisien dan efektif dan berkelanjutan dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan bisnis dan mencapai tujuan organisasi. Manajemen talenta meliputi upaya menyeluruh dari mulai perencanaan, akuisisi bakat, hingga pengembangan karyawan. Merekrut karyawan potensial bisa menjadi awal yang bagus, tetapi tanpa pengembangan skill yang tepat sesuai kebutuhan peran di perusahaan serta penyesuaian dengan budaya perusahaan, bakat-bakat terbaik tidak akan banyak berarti bagi kemajuan organisasi. Manpower planningTalent scoutingTalent poolTalent acquisitionPelatihan dan pengembangan Manpower planning Manajemen talenta dimulai dari manpower planning yaitu perencanaan tenaga kerja sesuai dengan rencana bisnis perusahaan. Dalam perencanaan, HR melakukan head counting atau menghitung jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan di setiap departemen, berapa yang tersedia, dan berapa yang harus direkrut dari luar. Perencanaan juga meliputi pemetaan SDM di perusahaan. HR bersama para manajer departemen berdiskusi tentang jenis peran baru yang mungkin akan dibutuhkan dalam waktu dekat. Selanjutnya, HR memantau bakat-bakat di setiap departemen yang menonjol untuk diproyeksikan sebagai calon potensial dalam pengisian peran. HR juga mengidentifikasi keterampilan yang dibutuhkan perusahaan dan menentukan bagaimana memenuhi kebutuhan tersebut, apakah merekrut karyawan baru yang menguasai skill tersebut atau memberikan pelatihan internal. Talent scouting Talent management juga mencakup pemantauan bakat, yaitu upaya menemukan dan mengidentifikasi calon karyawan potensial. Strategi ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan ketenagakerjaan di masa depan, dengan cara merekrut tenaga kerja non-pengalaman dan melatih mereka menjadi karyawan andal. Bakat-bakat tersebut dapat ditemukan di lembaga pendidikan, misalnya di sekolah dan kampus yang banyak menghasilkan lulusan terampil. Perusahaan dapat membuka program magang untuk mewadahi calon tenaga kerja yang memiliki bakat menonjol, memantau perkembangan skill dan kecocokan dengan budaya perusahaan, lalu merekrut beberapa yang paling mengesankan. Talent pool Manajemen talenta turut meliputi pengelolaan database kumpulan bakat atau talent pool, yaitu daftar profil kandidat yang memiliki kualifikasi tinggi, keterampilan spesifik, dan pengalaman yang mendukung untuk jenis pekerjaan yang mungkin akan dibutuhkan ke depan. Profil tersebut berasal dari berbagai sumber, seperti data pelamar kerja terdahulu, media sosial, dan referensi karyawan. Talent pool berguna sebagai sumber perekrutan baru bagi perusahaan. Ketika membutuhkan pengisian sebuah peran, HR dapat memeriksa database dan mencari kandidat yang paling memenuhi syarat, kemudian mengundang mereka dalam wawancara dan skill test untuk penilaian kualitas dan kecocokan. Talent acquisition Akuisisi bakat adalah proses panjang untuk menemukan kandidat hebat dan menariknya ke dalam perusahaan. Mirip dengan talent scouting, tetapi talent acquisition lebih menyasar karyawan istimewa, punya keterampilan langka, dan untuk peran strategis atau level senior dan manajer. Spesialis bakat bersama manajemen organisasi menganalisis keberhasilan perusahaan lain dan menyelidiki sosok yang berperan besar di balik kesuksesan tersebut. Lalu, pemantau bakat mengidentifikasi target tersebut dan melakukan pendekatan proaktif untuk menariknya ke perusahaan. Namun, upaya ini tidak mudah dan butuh waktu. Di sini, perekrut membutuhkan skill bernegosiasi yang baik untuk membujuk kandidat istimewa tersebut. Pelatihan dan pengembangan Ini merupakan bagian penting dari talent management. HR bertanggung jawab dalam menyelenggarakan pengembangan bakat di perusahaan melalui pelatihan keterampilan teknis maupun soft skill seperti leadership. Pengembangan bakat punya tujuan ganda. Selain untuk memenuhi kebutuhan perusahaan terhadap peran dan keterampilan tertentu, tapi juga membantu karyawan mengembangkan diri. Ini berguna untuk meningkatkan retensi karyawan. Dalam talent management, rekrutmen memainkan peran pokok. Membangun SDM yang unggul dimulai dari proses rekrutmen yang efektif untuk menarik kandidat berbakat. Aplikasi lowongan kerja Glints memberi Anda akses ke job portal yang dikunjungi ratusan ribu pencari kerja berbakat. Memasang iklan lowongan kerja di situs pencarian kerja ini gratis dan tanpa batas, cukup dengan membuat akun pengguna di Ini membantu mengurangi biaya rekrutmen Anda. Namun, jika Anda menginginkan proses rekrutmen yang efektif dalam menemukan top talent, jasa rekrutmen Glints TalentHunt dapat Anda andalkan. Dalam waktu kurang dari 3 minggu, tim spesialis kami membantu Anda menemukan profil yang paling tepat. Didukung teknologi rekrutmen machine learning yang cerdas dan database kumpulan bakat lebih dari top talent, kami merekomendasikan bakat-bakat terbaik untuk Anda. Sebagai jaminan, kami memberikan garansi 90 hari penggantian kandidat gratis apabila karyawan yang Anda rekrut tidak sesuai harapan. Glints TalentHunt menawarkan layanan rekrutmen efisien dengan biaya terjangkau, yang dibayar saat Anda pertama kali mempekerjakan kandidat. Jika Anda tidak tertarik dengan kandidat, maka tidak ada biaya yang harus Anda keluarkan. Penulis Ari Susanto Gabung dengan Komunitas untuk Perusahaan! Dapatkan newsletter gratis kami untuk terus terupadate tentang tren industri dan insight HR di Indonesia dan Asia Tenggara lewat email!
Manajemen talenta adalah serangkaian proses sumber daya manusia terpadu dalam mengidentifikasi, mengelola dan mengembangkan kemampuan seseorang berdasarkan kinerja yang dimiliki dengan tujuan mendapatkan karyawan yang tetap sesuai dengan pekerjaan yang diharapkan oleh perusahaan. Manajemen talenta pada dasarnya adalah gabungan inisiatif yang dilakukan perusahaan untuk menciptakan keunggulan bisnis dengan mengoptimalisasikan karyawan bertalenta. Kuncinya pada proses mengidentifikasi, mengembangkan, dan mempertahankan karyawan bertalenta untuk dapat terus menciptakan keunggulan bisnis bagi perusahaan. Menurut Michael dkk 2001, talenta adalah kemampuan seseorang yang meliputi kelebihan fundamental, keterampilan, pengetahuan, pengalaman, kecerdasan, pengambilan keputusan, sikap, karakter, dorongan, serta kemampuan untuk belajar dan berkembang. Sedangkan menurut Cheese dkk 2008, talenta adalah sejumlah pengalaman, pengetahuan, keahlian, dan tingkah laku yang dimiliki dan dibawa oleh seseorang ke tempatnya bekerja. Manajemen talenta adalah proses analisis, pengembangan dan pemanfaatan talenta yang berkelanjutan dan efektif untuk memenuhi kebutuhan bisnis. Talenta yang dimiliki oleh seorang karyawan melibatkan semua jenis elemen, mulai dari kualifikasi pendidikan dan keterampilan, pengalaman sebelumnya, kekuatan diketahui dan pelatihan tambahan yang telah dilakukan, sampai kepada kemampuan, potensi dan motif, kualitas dan kepribadian. Manajemen talenta adalah rencana strategis untuk mengelola aliran talenta dalam suatu perusahaan yang bertujuan untuk memastikan tersedianya pasokan talenta untuk menyelaraskan pegawai-pegawai yang tepat dengan pekerjaan yang sesuai pada waktu yang tepat berdasarkan tujuan perusahaan dan prioritas kegiatan atau bisnis perusahaan. Berikut definisi dan pengertian manajemen talenta dari beberapa sumber buku Menurut Pella dan Inayati 2011, manajemen talenta adalah serangkaian proses SDM organisasi terpadu yang dirancang untuk mengembangkan, memotivasi dan mempertahankan produktif, terhadap karyawan yang terlibat. Menurut Canon dan Mcgee 2007, manajemen talenta adalah proses dimana organisasi mengidentifikasi, mengelola dan mengembangkan orang-orangnya sekarang dan untuk masa depan. Menurut Sweem 2009, manajemen talenta merupakan suatu istilah untuk mengelola talenta berdasarkan kinerja dan sebagai sesuatu yang dapat dibedakan yang muncul baik dari persepsi humanistik dan demografis. Menurut Davis 2009, manajemen talenta adalah pendekatan korporat yang terencana dan terstruktur untuk merekrut, mempertahankan dan mengembangkan orang-orang bertalenta dalam organisasi. Tujuan dan Manfaat Manajemen Talenta Manajemen talenta adalah upaya untuk memahami bagaimana talenta seseorang sesuai dan selaras dengan keseluruhan upaya serta fungsi SDM untuk meningkatkan kinerja perusahaan ataupun organisasi. Menurut Smilansky 2008, tujuan manajemen talenta adalah sebagai berikut Mengembangkan tim unggulan yang terbaik dalam kondisi bisnis yang penuh persaingan. Memperoleh calon pengganti untuk posisi kunci eksekutif. Memungkinkan adanya saling pengisian antar eksekutif dari berbagai latar belakang fungsional, geografis, dan bisnis, sehingga dapat mengembangkan inovasi dan memanfaatkan sebaik mungkin sumber daya internal yang ada dalam perusahaan. Mengembangkan peluang-peluang karir yang diperlukan, yang dapat mempertahankan dan menarik eksekutif terbaik. Membangun budaya yang mampu mendorong eksekutif terbaik menunjukkan kinerjanya di puncak potensinya. Memastikan adanya peluang-peluang bagi karyawan yang paling bertalenta untuk dapat meningkat dengan cepat dari tingkat bawah perusahaan menuju tingkat atas. Mempromosikan adanya keragaman eksekutif berdasarkan jenis kelamin, latar belakang etnis, dan usia dalam posisi kunci, yang mencerminkan karakteristik pelanggan dan kelompok talenta yang luas. Menyusun proses asesmen karyawan berpotensi yang hasilnya melebihi perspektif manajer karyawan tersebut. Membangun rasa memiliki perlunya karyawan bertalenta baik, membuka peluang yang tidak terbatas bagi karyawan yang istimewa, dan mengembangkan karyawan untuk kepentingan perusahaan. Menurut Pella dan Inayati 2011, manfaat manajemen talenta adalah sebagai berikut Tersedianya terus-menerus karyawan yang mencapai potensi terbaik mereka masing-masing. Membantu perusahaan untuk menjawab tantangan bisnis. Dapat memasuki wilayah pasar baru dan bisa bersaing dengan kompetitor. Mampu mengembangkan reputasi publik untuk menjadi tempat kerja yang bagus. Memupuk loyalitas para karyawan yang telah bekerja di perusahaan. Model Manajemen Talenta Faktor kunci dari manajemen talenta adalah pengembangan. Namun demikian pengembangan tidak dapat berdiri sendiri tanpa didukung oleh hal lain seperti sistem penilaian kinerja yang baik atau suksesi yang baik. Sebaik-baiknya proses pengembangan talenta karyawan tidak akan berhasil maksimal dalam menciptakan pimpinan perusahaan apabila bahan baku dalam proses rekrutmennya tidak dapat menyaring karyawan bertalenta. Kesemuanya ini menunjukkan betapa pentingnya pengembangan karyawan ini terintegrasi secara utuh dengan proses manajemen talenta yang lainnya. Terdapat beberapa model yang dapat digunakan sebagai rujukan dalam pengembangan manajemen talenta, antara lain yaitu sebagai berikut Yahya, 2009 a. BCG Consulting Model BCG Consulting mengemukakan bahwa ada lima elemen penting yang saling terintegrasi dalam people management yang perlu diperhatikan dalam pengaturan talent. Dimulai dari perencanaan karyawan, sampai usaha membuat karyawan tetap berkomitmen menjadi bagian dari perusahaan. b. The Talent Powered Organization Model Model yang dibawakan Accenture menggambarkan keterkaitan konsep manajemen talenta dengan lingkungan kerja sekelilingnya. Bisnis strategi yang dituangkan dalam strategi talent akan menjadi input dalam perputaran siklus karyawan bertalenta define-discover-develop-deploy dan menghasilkan keluaran kinerja karyawan, yang berujung pada hasil bisnis. c. General Electric Model General Electric, sebuah perusahaan terkemuka dunia juga memiliki model tersendiri dalam manajemen talentanya. Dimulai dari usaha untuk menarik karyawan bertalenta, mengembangkan sesuai kebutuhan organisasi dan aspirasi karyawan, pengaturan karyawan sehingga tercipta kinerja prestatif, sampai mempertahankan mereka untuk tetap tinggal di dalam perusahaan dan tidak dibajak perusahaan lain. Tahapan Proses Manajemen Talenta Manajemen talenta adalah suatu pendekatan korporasi yang terencana dan terstruktur untuk merekrut, mempertahankan dan mengembangkan orang-orang bertalenta yang secara konsisten memberikan kinerja unggul. Proses yang dilakukan dalam manajemen talenta dimulai dari merekrut orang-orang yang bertalenta, mempertahankan orang-orang tersebut agar tidak berpindah ke perusahaan lain serta mengembangkan kemampuan mereka sehingga dapat meningkatkan kinerja yang dimilikinya. Menurut Cappelli 2008, tahapan dari proses manajemen talenta adalah sebagai berikut Menetapkan kriteria talenta talenta criteria. Langkah ini memperjelas posisi-posisi kunci, posisi-posisi paling penting, posisi-posisi yang memiliki risiko tertinggi atau posisi-posisi yang terkait dengan proyek sebagai sasaran dari program pengembangan dalam program talenta management. Selanjutnya dilakukan serangkaian aktivitas untuk menetapkan kriteria calon pemimpin berkualitas di perusahaan pada setiap level dan posisi, yang di dalamnya berisikan kualitas karakter pribadi, pengetahuan bisnis dan fungsional, pengalaman karir, kinerja dan assignment potensi. Menyeleksi group pusat pengembangan talentaa talenta pool selection. Pada tahap ini dilakukan segala macam usaha untuk mengoleksi kandidat-kandidat dari berbagai posisi, jabatan dan level pegawai di perusahaan untuk menjadi peserta program talenta management. Pada tahap ini dilakukan seleksi talenta talenta selection. Proses ini terdiri dari dua unsur, yaitu mengidentifikasi talenta dan menarik talenta untuk masuk dalam grup pusat pengembangan talenta. Membuat program percepatan pengembangan talenta acceleration development program. Dalam tahap ini, dilakukan segala macam usaha untuk merancang, merencanakan dan mengeksekusi program-program pengembangan yang dipercepat yang diberikan kepada setiap anggota dari program talenta management. Menugaskan posisi kunci key position assignment. Pada tahap ini dilakukan penugasan dan penempatan atas setiap anggota dari program talenta management yang lulus evaluasi kelayakan kepemimpinan untuk menduduki jabatan-jabatan yang telah diidentifikasi sebelumnya. Mengevaluasi kemajuan program monitoring program. Pada tahap ini dilakukan segala aktivitas untuk memonitor, memeriksa dan mengevaluasi kemajuan setiap aktivitas. Mengevaluasi pengembangan serta hasil-hasil kemajuan yang dibuat peserta program talenta manajemen dalam setiap penugasan yang diberikan kepadanya sebagai dasar membuat keputusan-keputusan suksesi dan promo. Daftar Pustaka Michaels, dkk. 2001. The War for Talent. Boston Harvard Business School Press. Cheese P., dkk. 2008. The Talent Powered Organization Strategies for Globalization, Talent Management and High Performance. London and Philadelphia Kogan Page. Pella, dan Inayati, Afifah. 2011. Talent management. Jakarta Gramedia pustaka. Canon, dan Mcgee, Rita. 2007. Talent Management and Succesion Planning. London The Chartered Institute of Personel and Development. Davis, Tony, dkk. 2009. Talent Assessment Mengukur, Menilai dan Menyeleksi Orang-Orang Terbaik dalam Perusahaan. Jakarta PPM Manajemen. Yahya, 2009. Tinjauan Terhadap Sistem dan Praktek Implementasi Pengembangan Eksekutif Bertalenta - Studi Kasus pada Jenjang Direktur PT X. Jakarta Digilib UI. Smilansky, J. 2008. Developing Executive Talent Metode Efektif Untuk Mengidentifikasi dan Mengembangkan Pemimpin dalam Perusahaan. Jakarta PPM Manajemen. Cappelli, Peter. 2008. Talent Management for the 21st Century. Boston Harvard Business Review.
35 sinônimos de talento para 3 sentidos da palavra talento Aptidão para alguma coisa1 aptidão, habilidade, dom, vocação, jeito, inclinação, queda, capacidade, competência, destreza, mestria, arte, disposição. Inteligência fora do normal2 inteligência, engenho, intelecto, esperteza, cabeça, argúcia, astúcia, raciocínio, sagacidade, sapiência, intelecção, entendimento, intelectualidade, perspicácia, lucidez, agudeza, talentosa3 prodígio, gênio, portento, ás, bicho. 4 Não encontrou o sinônimo que procurava? Escreva abaixo uma frase ou um pequeno texto usando "talento", nós vamos reescrevê-la com novos sinônimos.
talenta sumber daya manusia