HopsID - Pawang hujan Rara menjadi perhatian publik karena didapuk menjadi salah satu orang untuk mensukseskan balapan MotoGP di sirkuit Mandalika pada beberapa waktu lalu. Agama pawang hujan Rara pun tak kalah menjadi perbincangan. Banyak perdebatan di antara netizen, termasuk mereka yang penasaran dengan agamanya tersebut. Bahkan pawang hujan Rara pernah diisukan sebagai seorang muslim. Pawang hujan menurut Islam, menjadi bahan pertanyaan masyarakat selama ini. Termasuk setelah viral aksi di Sirkuit Mandalika. Lalu, bagaimana pendapat. Religi 21 Maret 2022 21 Maret 2022 oleh Yuda Sanjaya Sebar Tweet. DIS Way. Taktik Filibuster Insiden 24 Jam. SRNSURABAYA - Kehadiran pawang hujan bernama Rara Istiani Wulandari di arena MotoGP di Mandalika beberapa waktu lalu menjadi sensasi viral di dunia maya, baik di Indonesia maupun luar negeri. Komentar positif dan negatif pun bertebaran dari berbagai pengguna sosial media. Eksistensi pawang hujan beberapamitos yang diyakini ampuh menghentikan hujan. beberapa mitos yang diyakini ampuh menghentikan hujan. Network iNews NETWORK. Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program Klik Lebih Lanjut. iNewsAceh iNewsSumut Artinya Ya Allah turunkan hujan ini di sekitar kami jangan di atas kami. Ya Allah curahkanlah hujan ini di atas bukit-bukit, di hutan-hutan lebat, di gunung-gunung kecil, di lembah-lembah, dan tempat-tempat tumbuhnya pepohonan. ( Hadits Riwayat Bukhari dan Imam Muslim). Sosokpendeta Gilbert Lumuindong yang tampak menyoroti aksi yang dilakukan oleh pawang hujan, Rara Isti Wulandari. Selasa, 19 Juli 2022 Gilbert mulai menjadi lebih dikenal oleh umat kristiani ketika dia bergabung dalam pelayanan Gospel Overseas (GO) Studio. Dia bekerja sebagai host program penyegaran rohani Agama Kristen di salah satu Jakarta-. Wajah Yesus yang dikenal semua orang hari ini konon bukanlah wajah Yesus yang sebenarnya. Yesus dengan rambut panjang berwarna terang, wajah agak tirus, berkulit terang, dan tubuh Pawanghanya memindahkan hujan dari satu tempat ke tempat lain. Sebagian tokoh menganggap bahwa meminta hujan atau agar hujan berhenti kepada pawang hujan hukumnya haram, karena dianggap melakukan perbuatan musyrik. Contoh kerangka Khotbah Katolik yang baik dan benar menurut Alkitab . Ada alasan mengapa hujan harus dipindahkan menuju gunung Pemateri: Novry Patty. PAWANG HUJAN MANDALIKA . DALAM NARASI KEKRISTENAN . Fenomena kehidupan masyarakat dilihat dari aspek agama dan budaya yang memiliki keterkaitan satu sama lain yang terkadang banyak disalah artikan oleh sebagian orang yang belum memahami bagaimana menempatkan posisi agama dan posisi budaya dalam suatu kehidupan masyarakat. Dalam kehidupan manusia, agama dan budaya jelas Informasi COVID-19 untuk orang Kristen ada di: corona.sabda.org. Penulis : Martin L. Peranginangin. Kisah ini hampir sama dengan Pawang Ternalem, kisah anak buangan yang kemudian menjadi pawang (orang hebat) versi drama Karo yang dikarang seniman besar Karo tahun 1980-an, Hendri Bangun. Dalam peristiwa itu, ia melihat bagaimana MenurutSigit, tanda dan mujizat seperti menghentikan hujan itu pun bisa dilakukan orang-orang di luar Tuhan (dukun, santet, pawang) untuk menyesatkan orang-orang, seperti yang telah ditulis dalam Alkitab. Lanjut Sigit "musuh (iblis) ingin merebut panggung Yesus. Dia berusaha mengambil hati orang-orang dengan memberikan kuasa-kuasa palsu. BERBUAH"Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku." Yohanes 15:8 Hari ini banyak orang yang memilih beragama Kristen, namun kenyataannya belum [] By: GKKA Makassar Editor | Ministries, Renungan. youtubepilihan: dukun dan pawang hujan dalam quran dan read more. youtube pilihan: tokoh agama kristen dan islam rame2 kecam penggunaan pawang hujan di mandalika youtube pilihan: tokoh agama kristen dan islam rame2 ke read more. youtube pilihan: anti arab, gerakan islamofobia yang harus diwaspadai GerbangIndonesia Jakarta - Rara Si Pawang Hujan mengungkap pantangan selama melakukan tugasnya. Salah satunya, ia tak boleh melakukan hubungan seksual. Awalnya, Deddy Corbuzier bertanya ke Rara apa benar seorang pawang hujan tidak boleh melakukan hubungan seksual? "Rara enggak melakukan hubungan seksual. Rara sekrang single parent. Rara harus menyatu dengan alam," kata Rara di podcast Hukummenggunakan pawang hujan dalam pandangan Islam dipaparkan dalam buku berjudul Pokok-Pokok Akidah Yang Benar yang disusun oleh H. A. Zahri (2019: 48) yang menyebutkan bahwa percaya ada sesuatu yang dapat memberi mudharat selain Allah atau bisa memberi keselamatan, keberuntungan, kecelakaan, dan kerugian selain Allah adalah syirik. Lebih w9hpzd. Pawang Hujan. Foto Sony Tumbelaka/AFPBalapan MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, NTB, sukses diger pada Minggu 20/3. Uniknya, di balik ajang balap internasional ini, pawang hujan ikut kehadiran pawang hujan pada MotoGP 2022 tersebut mengundang reaksi publik nasional dan internasional. Bahkan, sejumlah pebalap asing pun heran melihat kehadiran sang pawang hujan. Lantas, bagaimana Islam memandang ritual pawang hujan?Sebenarnya, dalam Islam telah menganjurkan setiap umat Muslim untuk membaca doa agar hujan berhenti dan cuaca kembali cerah. Berikut doanya,ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ ุญูŽูˆูŽุงู„ูŽูŠู’ู†ูŽุง ูˆูŽู„ูŽุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู†ูŽุง,ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุขูƒูŽุงู…ู ูˆูŽุงู„ู’ุฌูุจูŽุงู„ู ูˆูŽุงู„ุธู‘ูุฑูŽุงุจู ูˆูŽุจูุทููˆู†ู ุงู„ู’ุฃูŽูˆู’ุฏููŠูŽุฉู ูˆูŽู…ูŽู†ูŽุงุจูุชู ุงู„ุดู‘ูŽุฌูŽAllahumma haawalaina wa laa 'alaina. Allahumma 'alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy Ya Allah, turunkan lah hujan di sekitar kami, bukan yang untuk merusak kami. Ya Allah, turukan lah hujan ke dataran tinggi, sebagian anak bukit, perut lembah, dan beberapa tanah yang menumbuhkan Indonesia sendiri, diketahui memang masih ada sebagian kalangan yang menggunakan pawang hujan untuk melancarkan suatu acara, seperti pernikahan dan terbaru pada event MotoGP 2022 yang baru saja pawang hujan, Ustaz Buya Yahya mengungkapkan bahwa pawang hujan sama dengan dukun."Pawang hujan berarti ngundang dukun disuruh komat kamit. Haram, tidak boleh," ujarnya seperti dikutip dari Youtube Channel Al-Bahjah TV pada Selasa 22/3.Beliau menyarankan sebaiknya untuk memberhentikan hujan dengan cara berdoa dan berdzikir meminta yang terbaik kepada Allah SWT, dibandingkan harus meminta bantuan pawang senada juga disampaikan oleh Ustaz Khalid Basalamah yang mengatakan perdukunan pawang hujan pada hakikatnya adalah mempergunakan jin untuk menahan atau mengalihkan hujan."Padahal hujan itu rahmat dari Allah SWT. Kita bisa berteduh, pasang tenda, atau masuk dalam ruangan. Kalau hujan lebat, tunda acara untuk hari lain," terangnya sebagaimana dikutip dari Youtube Channel Dakwah Islam Center pada Selasa 22/3.Jadi, dapat disimpulkan bahwa menggunakan pawang hujan dalam Islam hukumnya tidak diperbolehkan berdasarkan penjelasan di atas. Sebaiknya berdoa dan berzikir lah agar hujan berhenti dibandingkan harus memanggil pawang hujan. โ€“ Wanita asal Bali, bernama Rara Istiati Wulandari belakangan ini viral di dunia maya, menyusul aksi uniknya sebagai โ€œpawang hujanโ€rain shamans di arena balapan Mandalika MotoGP 2022 atau Pertamina Grand Prix Indonesia di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, pada awal Maret 2022 baru-baru ini. Viral, lantaran aksi Rara menahan atau mengendalikan hujan itu disiarkan secara langsung oleh media televisi internasional. Bagi sebagian besar orang yang bukan orang Indonesia, terkhusus warga negara tempat di mana para pembalap internasional peserta Mandalika MotoGP berasal, aksi Rara dipandang amat unik, sebab memadukan aspek bernuansa mistis-klenik dan trik-trik aksi bergaya moderen. Lihat saja tampilan dandanan Rara saat melakukan aksinya di arena balapan Mandalika. Pernak-pernik tradisional penopang aksinya sebagai pawang hujan dikombinasi secara stylish dengan busana bernuansa kekinian. Ada pula โ€œtopi proyekโ€ atau helm pengaman di kepalanya. Dalam video wawancara yang beredar, termasuk melalui aplikasi TikTok, sekilas Rara menjelaskan perihal keterlibatan dewa-dewa yang dimintakannya untuk datang membantu dirinya mengendalikan hujan. Tentu saja Rara menjelaskan dalam perspektif imannya secara subjektif. Dalam konteks toleransi, kita tentu mesti menghormati perspektif iman Rara, yang berdoa kepada Sang Pencipta alam semesta dengan caranya sendiri. Pasca aksi Rara di area sirkuit balapan Mandalika, jagad maya heboh dan amat ramai memperbincangkannya. Ada cukup banyak nitizen yang memuji aksi Rara sebagai kearifan lokal Nusantara, tetapi ada banyak pula pihak yang mengecam aksi Rara itu beraroma klenik dan mistis, dan karena itu musyrik adanya. Ada nitizen yang sinis; negara-negara maju di dunia sudah mengandalkan keunggulan teknologi canggih pengendali cuaca bahkan curah hujan, Indonesia malah masih sibuk berbangga-bangga dengan urusan klenik-mistis-magis. Bahkan, sebagaimana rekaman video yang beredar di kanal medsos, Pdt. Gilbert Lumoindong sebagai hamba Tuhan yang terkenal di aras gereja nasional turut angkat bicara. Dalam nada dan pesan yang tegas Pendeta Gilbert โ€œmengingatkanโ€ para petinggi negeri ini untuk tidak bermain-main dengan mantra-mantra magis dan segala sesuatu yang bersifat klenik. Sebab, seturut Alkitab, hal-hal yang bersifat klenik amatlah dekat dengan pengaruh kuasa iblis. Pendeta Gilbert mengingatkan bahwa iblis tidak pernah bekerja secara gratis. Iblis selalu meminta tumbal, dan tumbal itu berupa tumbal darah. Pro-kontra aksi Rara si pawang hujan sudah terlanjur mencuat di ranah massa. Namun, uniknya, ada juga para pihak yang menganggap aksi pawang hujan yang diperankan Rara bukanlah soal klenik atau semacamnya, tetapi merupakan bagian dari realitas kearifan lokalโ€™ di Nusantara. Di lain pihak, ada pula pengamat atau pemerhati marketing yang menyoroti bahwa aksi Rara di arena Mandalika MotoGP adalah semata-mata strategi marketing demi menaikkan rating pamor event balapan internasional Mandalika MotoGP. Bahwa ini adalah strategi marketing belaka. Indikatornya, hal-hal klenik-mistis-magis lazimnya dilakukan orang secara tersembunyi atau berlangsung di area yang bersifat tertutup. Tetapi, lihatlah aksi Rara si pawang hujan; tampilan aksinya bahkan disiarkan langsung televisi, bersifat liputan โ€œon the spotโ€ dan atau โ€œlive streaming.โ€ Hal klenik-mistis-magis didemonstrasikan atau didramatisir secara vulgar menggunakan sorotan tajam mata media massa. Aneh tapi nyata, bukan? Konon, dengan dipanggungkan aksi Rara secara mencolok, maka nitizen di mancanegara pun menjadi kian penasaran akan apa hal-hal unik yang ada di Indonesia. Alhasil, bilik โ€œsearchingโ€ pada seluruh platform internet pun makin padat dan ramai menelusuri Indonesia, termasuk tentunya mengenai Mandalika, bahkan mungkin peristiwa klenik-mistis-magis lainnya di Nusantara. Tulisan ini, tidak berpretensi untuk menyalahkan, apalagi menghakimi aksi Rara, si wanita pawang hujan, sebab yang bersangkutan secara privat memiliki keyakinan iman sendiri dari konteks agama yang dipeluknya sebagai pribadi. Tulisan ini ditujukan secara terbatas kepada umat Kristiani, agar umat Kristiani boleh mengambil โ€œhikmat imanโ€ dari tiap-tiap peristiwa kehidupan, bahwa hanya kepada Allah Tuhan kitalah, kita mesti bermohon dan meminta belas kasihNya. Rara si pawang hujan. Kuasa Doa Orang Benar Baiklah kita tinggalkan urusan Rara si pawang hujan itu. Mari simak isi Firman Tuhan yang bersentuhan dengan urusan kuasa mengendalikan hujan seperti yang tertulis dalam Kitab Perjanjian Baru tepatnya surat Yakobus. โ€œKarena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya. Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, dan ia telah bersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujanpun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan. Lalu ia berdoa pula dan langit menurunkan hujan dan bumi pun mengeluarkan buahnyaโ€ Yakobus 516-18. Pesan penting apakah yang kita dapatkan dari amanat surat Yakobus tersebut? Ternyata untuk mengendalikan hujan, maka diperlukan kuasa doa. Lebih-lebih kuasa doa dari orang-orang benar. Ya, kita hanya perlu berdoa dan dengan sungguh-sungguh kepada Tuhan, yang berlandaskan pada iman percaya. Dalam doa berbasis iman percaya yang kokoh, kita tidak memerlukan macam-macam โ€œperalatan atau aksi panggungโ€ untuk menarik perhatian Tuhan. Sebab sesungguhnya Tuhan tidak melihat rupa kita melainkan hati kita. Masih ada cukup banyak nats Alkitab atau perikop Kitab Suci yang melarang manusia untuk mengutamakan โ€œkekuatan lainโ€ di luar kekuasaan Tuhan. Sebab mengandalkan kuasa-kuasa lain di luar Tuhan, itu sama halnya dengan menyembah berhala. Di dalam penyembahan berhala manusia berpotensi untuk binasa secara ragawi, lebih-lebih binasa secara imaniah. Viktus Murin Seturut riwayat maknanya, penyembahan berhala semula hanya mencakup ritus-ritus sakral yang dilakukan manusia untuk memuja โ€œkekuatan lainโ€ di luar Tuhan, namun dalam perkembangan mutakhirnya, berhala pun mengalami makna yang meluas, yakni pemujaan berlebihan terhadap rupa-rupa simbol material dunia seperti harta benda, kekayaan, kekiasaan, jabatan, kedudukan, gengsi sosial, atau kesombongan. Berhala bahkan menyisir pula hingga ke pemujaan diri secara berlebihan narsisme. Fenomena narsisme nyata terlihat dalam dunia medsos atau media sosial, dan fenomena narsisme ini bolehlah dikategorikan sebagai berhala diri. Bagi pemeluk iman Kristen umat Kristen Katolik dan Kristen Protestan dari berbagai gereja denominasi gereja, tidaklah dibenarkan untuk melakukan ritual mantra-mantra yang beraroma kuasa-kuasa kegelapan dan atau yang bersifat klenik-mistis-magis serupa sihir, tenung, guna-guna, dan hal-hal lain yang sejenis. Hal ini sungguh merupakan tindakan yang bertentangan dan bahkan melawan ketetapan Allah Sang Pencipta, penguasa langit dan bumi. Simaklah nats Alkitab berikut ini secara seksama! โ€œDi antaramu janganlah didapati seorangpun yang mempersembahkan anaknya laki-laki atau anaknya perempuan sebagai korban dalam api, ataupun seorang yang menjadi petenung, seorang peramal, seorang penelaah, seorang penyihir, seorang pemantera, ataupun seorang yang bertanya kepada arwah atau kepada roh peramal atau yang meminta petunjuk kepada orang-orang mati. Sebab setiap orang yang melakukan hal-hal ini adalah kekejian bagi TUHAN, dan oleh karena kekejian-kekejian inilah TUHAN, Allahmu, menghalau mereka dari hadapanmuโ€ Ulangan 1810-12. Bila disimak dengan seksama isi Alkitab, maka ada cukup banyak nats di dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, yang menuntun orang-orang percaya untuk hanya berbakti kepada Allah, tidak kepada ilah-ilah lain dan atau kuasa-kuasa kegelapan. Maka, berbaktilah dan menyembahlah hanya kepada Allah. Kalau demikian, maka para pengikut Yesus Kristus Tuhan tidak boleh โ€œbermain mataโ€ dengan kuasa-kuasa kegelapan. Bersekutu dengan kuasa gelap, itu sama saja dengan tindakan menduakan Tuhan. Baiklah kita simak lagi sabda Yesus Kristus Tuhan, seperti yang tertulis dalam Injil Matius 624, โ€œTak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.โ€ * Penulis adalah salah satu dari โ€œ21 Tokoh Kristiani 2018 Pilihan Majalah NARWASTUโ€, dan bergabung dalam misi pelayanan NARWASTU sejak akhir 2019. Pawang hujan menjadi fenomena yang diperbincangkan beberapa hari belakangan ini. Kehadirannya menjadi perhatian masyarakat yang tak lagi dalam lingkup nasional, namun juga Internasional. Kehadiran pawang hujan ini menjadi perbincangan yang hangat lantaran MotoGp di Mandalika, Nusa Tenggara Barat pada Minggu 20 Maret 2022 yang berkelas Internasional menggunakan jasa seorang pawang hujan bernama Rara Istiati atau Mbak Rara. Kearifan lokal ini menjadi hiburan dan daya tarik tersendiri di MotoGp Mandalika. Pawang hujan merupakan sebutan bagi seseorang yang dipercaya memiliki ilmu gaib dan dapat mengendalikan suaca, sepeerti hujan. Biasanya, pawang hujan kerap digunakan ketika menyelenggarakan sebuah acara hajatan terutama jika diselenggarakan di luar ruangan. Pawang hujan bertugas untuk mengendalikan agar hujan tidak turun. Pawang hujan dianggap memiliki sebuah kekuatan supranatusal yang bisa didapatkan secara turun temurun atau dengan usaha sendiri. Menurut US Forest Service, sejak jaman pra industri banyak klen, sekte, dan suku yang menggunakan tanaman untuk spiritual dan/atau obat. Bagi banyak budaya suku, tanaman ini dianggap suci dan memiliki kekuatan supranatural yang bersemayam pada jaringan tanaman tersebut sebagai hadiah ilahi bagi manusia di bumi. Ritual ini biasanya dilakukan oleh pemimpin suku, pemuka agama, atau tokoh spiritual di komunitas tersebut. Iklan Di Indonesia, pawang hujan menjadi tradisi yang terkenal dibeberapa daerah dan berbeda-beda. Ritual ini menyesuaikan dengan tradisi daerah masing-masing. Beberapa suku yang terkenal dengan pawang hujan adalah Jawa, Betaw, dan Bali. Dalam masyarakat jawa lebih mempercayai pawang hujan berdasarkan primbon. Primbon ini menjadi petunjuk untuk menemukan berbagai cara atau tradisi untuk mengendalikan hujan. Selain itu, kepercayaan seperti melemparkan celana dalam atau tusukan cabai bawang ke atas genteng rumah dapat menolak datangnya hujan. Sedangkan dalam kebudayaan Betawi dipercayai berasal dari cerita rakyat mengenai dewa-dewi yang dikenal dengan sebutan nenek dan aki bangkot. Dalam cerita ini, nenek dan aki bangkot pernah mengajari manusia untuk mengenali tanda-tanda alam dan memperkenalkan ilmu gaib. Berdasarkan cerita tersebut, masyarakat Betawi mempercayai asal-usul pawang hujan. Kemudian, masyarakat Betawi juga menyebut pawang hujan dengan sebutan dukun pangkeng. Ritual pawang hujan pada masyarakat Bali dikenal dengan sebutan Nerang Hujan yang biasanya dilakukan sebelum acara besar dimulai. Bali terkenal dengan ritual adat dan sesajen yang kenal, tak terkecuali dengan ritual pawang hujan. Nerang Hujan juga menggunakan sajen yang dibacakan mantra-mantra untuk meminta kepada dewa menghentikan hujan atau mendatangkan hujan. Ritual ini dilakukan oleh orang yang dipercayai dapat mengendalikan hujan. Tidak hanya di Indonesia, pawang hujan juga menjadi budaya di beberapa negara, antara lain Afrika Selatan Afrika Selatan mejadi salah satu negara yang memiliki keunikan budaya yang masih kental. Suku Pedi di Afrika Selatan memiliki pawang hujan yang disebut โ€œMorokaโ€. Ritual ini bisanya menggunakan uang atau benda yangakan dipersembahkan untuk Moroka agar bisa mengendalika hujan. Jepang Masyarakat Jepang menggunakan objek boneka untuk melakukan ritual menangkal hujan yang disebut โ€œTeru Teru Bozuโ€. Boneka ini dibuat dari kain atau tisu berwarna putih lalu diikat dengan tali dan digantungkan pada jendela atau atap rumah. Thailand Di Thailand, ritual pawang hujan tidak jauh beda dengan yang dilakukan oleh masyarakat Jawa dengan tusukan cabai dan bawang. Namun ritual ini sedikit berbeda lantaran ditancapkan ke tanah dan juga menancapkan serai dengan posisi terbalik. Ritual ini harus dilakukan pada tanah miliki seorang gadis yang masih perawan. Jaman modern saat ini, kehadiran pawang hujan tidak banyak diperbincangkan oleh banyak masyarakat. Namun, ritual pawang hujan masih menjadi kebudayaan yang sangat melekat terutama jika sedang menyelenggarakan acara adat atau acara-acara besar yang akan diselenggarakan di luar ruangan. Hal ini masih dianggap sebagai salah satu usaha atau ikhtiar demi kelancaraan acara. Kepercayaan ritual pawang hujan yang dijalankan juga disesuaikan dengan masing-masing latar belakang dan budaya daerah tersebut. Ikuti tulisan menarik Sarah Nur Humairoh lainnya di sini. Ilustrasi pawang hujan. Foto. dok. Michael Walk Menggunakan pawang Hujan dalam IslamIlustrasi pawang hujan. Foto. dok. petr sidorov pawang hujan. Foto. dok. Ralph Ravi Kayden ุงู„ู’ุบูŽูŠู’ุจู ุฎูŽู…ู’ุณูŒ ู„ุงูŽ ูŠูŽุนู’ู„ูŽู…ูู‡ูŽุง ุฅูู„ุงู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู„ุงูŽ ูŠูŽุนู’ู„ูŽู…ู ุฃูŽุญูŽุฏูŒ ู…ูŽุง ูŠูŽูƒููˆู†ู ููู‰ ุบูŽุฏู ุŒ ูˆูŽู„ุงูŽ ูŠูŽุนู’ู„ูŽู…ู ุฃูŽุญูŽุฏูŒ ู…ูŽุง ูŠูŽูƒููˆู†ู ููู‰ ุงู„ุฃูŽุฑู’ุญูŽุงู…ู ุŒ ูˆูŽู„ุงูŽ ุชูŽุนู’ู„ูŽู…ู ู†ูŽูู’ุณูŒ ู…ูŽุงุฐูŽุง ุชูŽูƒู’ุณูุจู ุบูŽุฏู‹ุง ุŒ ูˆูŽู…ูŽุง ุชูŽุฏู’ุฑูู‰ ู†ูŽูู’ุณูŒ ุจูุฃูŽู‰ู‘ู ุฃูŽุฑู’ุถู ุชูŽู…ููˆุชู ุŒ ูˆูŽู…ูŽุง ูŠูŽุฏู’ุฑูู‰ ุฃูŽุญูŽุฏูŒ ู…ูŽุชูŽู‰ ูŠูŽุฌูู‰ุกู ุงู„ู’ู…ูŽุทูŽุฑูArtinya โ€œKunci ilmu ghaib ada lima, tidak ada yang mengetahuinya kecuali Allah Taโ€™ala. [1] Tidak ada seorang pun yang mengetahui apa yang terjadi keesokan harinya. [2] Tidak ada seorang pun mengetahui apa yang terjadi dalam rahim. [3] Tidak ada satu jiwa pun yang mengetahui apa yang ia lakukan besok. [4] Tidak ada satu jiwa pun yang mengetahui di manakah ia akan mati. [5] Tidak ada seorang pun yang mengetahui kapan turunnya hujan. no. 1039

pawang hujan menurut kristen